Menuju Tujuan dan Raih Kemenangan

Gapailah cita-cita yang Hendak Anda inginkan selama ini.

Tak Usah Berkecil Hati!

Sesungguhnya masih banyak orang di dunia ini yang lebih susah dari kita, maka hentikanlah segala keluhan kita dan bersyukur terhadap apa yang kita miliki.

Mengucapkan dan Melakukan

Segala sesuatu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Tapi ingat: "Semua itu tidak akan bisa dilakukan tanpa diucapkan"..

Kuatkanlah Kepribadian

Hal tersulit ketika kamu berpura-pura kuat adalah orang-orang mulai berpikir bahwa kamu pasti akan baik-baik saja meski disakiti..

Anda adalah Pemimpin

Dan karena Anda semua adalah pemimpin bagi diri Anda sendiri, jelas Anda harus mampu menyemangati diri demi mencapai sukses yang lebih luar biasa lagi..

Rabu, 07 Januari 2015

Profil Perusahaan Rajonet

Rajonet merupakan perusahaan yang bergerak dalam jasa konsultasi dalam bidang Teknologi Informasi dan periklanan serta menyediakan jasa pembuatan konsep serta penempatan iklan. Jasa konsultasi yang ditawarkan adalah pembuatan system atau perkembangan system. Pembuatan sistem baru menggunakan sosftware yang dikembangkan sendiri. CV Rajonet juga menawarkan jasa pembuatan web development, Networking, App Dekstop, App Android, Media Periklanan meliputi Design Grafis dan Visual serta Photografi.

Cek lebih lanjut disini 

Jenis Pekerjaan :
Jenis pekerjaan dan kepemilikan Rajonet ini menganut sistem Holding untuk pekerja yang kompeten dalam pembuatan project.

Lokasi :
Kampung Gedong Kel. Kemiri Muka Rt/Rw 03/019 No. 28 Beji, Depok-Jawa Barat


Dalam Diam

Aku menyukainya dalam diam
Aku mengaguminya dalam diam
Aku mencintainya dalam diam
Rasa ini tumbuh perlahan-lahan dalam diam

Dalam diam….
Kusebut namanya dalam setiap rangkaian do’a
Kubisikan lamat pada angin yang berhembus
Biarkan rindu ini terbang bersama angin malam
Dalam sujud panjangku aku meminta…

Ya Allah…
Pertemukanlah kami dalam istikharah cinta
Satukan kami dalam ikatan halal-Mu
Agar butir-butir cinta ini bersemi
Karena Engkau semata

Semuanya berawal dalam diam
& berakhirpun dalam diam
Hanya hati yang terus bicara dalam do’a
Hanya keimanan yang berusaha saling menjaga

Ya Rabb, semoga dia jodoh terbaikku

Adakah Celah tentang Aku di Ingatanmu

Masih memandang langit yang sama
Saat biru berukirkan tinta hitam
Hujan yang semakin deras
& halilintar yang terus menyambar
Dingin, sedingin sikapmu padamu
Adakah sapaanmu menghangatkan suasana dingin yang membuatku menggigil?
Kau hanya diam
Tanpa suara
Kaku, seperti patung
Dingin, bagaikan es
Sulit kumengerti, mengapa aku tak mampu menghapus bayangmu dibalik hujan?
Aku, aku telah terlarut dalam rasa ini begitu dalam
Bagaimana mungkin aku bisa melupakanmu semudah aku menengenalmu pertama kali?
Adakah kau paham tentang rasa ini?
Adakah kau mngerti?
Adakah celah tentang aku di ingatanmu?
Seperti aku yang selalu mengingatmu dalam rangkaian tasbih dan sujud panjangmu

Mengeja namamu dalam setiap butiran do’a

Bisikan Malam

Pada rumput-rumput yang bersibak
Pada bintang-bintang yang berkelipan
Pada sinar purnama yang semakin benderang
Pada pekatnya langit yang semakin larut
Dengarlah suara malam yang berbisik
Bisikan itu semakin menggema direlung jiwa
Bisikan itu hadir disepertiga malam terakhir
Bisikan itu membuatku rindu pada suatu makna
Bisikan itu hadir disepertiga malam terakhir
Wahai hati……
Bangunlah…. Kibaskan selimut keangkuhanmu
Basuhlah muka dengan air wudlu….
Basuhlah hati dengan sujud pasrahmu…
Bersandarlah… bersandarlah lebih lama kepada Sang Pemilik alam Semesta
Dalam khusyu’nya do’a & linangan airmatamu
Lunakkan,,, lunakkan kerasnya hatimu…

Air Mata Sang Ayah

Airmata Seorang Ayah

Mungkin aku jarang melihatnya menitikkan airmata dihadapanku
Bahkan hampir tidak pernah sama sekali
Namun, aku bisa merasakan tetes airmatanya yg membanjir di relung hati
Ia hanya bisa memendamnya tanpa bisa mengeluarkan isak suara

Ayah.....
Mungkinkah tanpa sadar aku telah melukai hatimu???
Mungkinkah tanpa sadar aku telah membuatmu kesal & marah???
Mungkinkah tanpa sadar aku telah menyebabkanmu bersedih???

Engkau hanya diam.....
Karena ketegaranmu ada pada diam
Karena ketabahanmu ada pada diam
Karena kesedihanmu ada pada diam

Ayah....
Diammu terkadang mengandung isyarat
Maafkan aku yang tak pandai memahami isyarat itu
Maafkan aku yang tak pandai menerka resah dihatimu

Maafkan aku ayah......