Menuju Tujuan dan Raih Kemenangan

Gapailah cita-cita yang Hendak Anda inginkan selama ini.

Tak Usah Berkecil Hati!

Sesungguhnya masih banyak orang di dunia ini yang lebih susah dari kita, maka hentikanlah segala keluhan kita dan bersyukur terhadap apa yang kita miliki.

Mengucapkan dan Melakukan

Segala sesuatu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Tapi ingat: "Semua itu tidak akan bisa dilakukan tanpa diucapkan"..

Kuatkanlah Kepribadian

Hal tersulit ketika kamu berpura-pura kuat adalah orang-orang mulai berpikir bahwa kamu pasti akan baik-baik saja meski disakiti..

Anda adalah Pemimpin

Dan karena Anda semua adalah pemimpin bagi diri Anda sendiri, jelas Anda harus mampu menyemangati diri demi mencapai sukses yang lebih luar biasa lagi..

Kamis, 08 Januari 2015

Perbedaan pendidikan Indonesia dan Jepang

Hi. Sobat berinfo akhir-akhir ini saya melihat salah seoerang teman saya lagi baca2 perbedaan indonesia dan Jepang, saya terinspirasi untuk memposting perbedaan itu, nah saya mau posting perbedaan Sekolah Jepang dan Indonesia yuk di intup.

1. SERAGAM SEKOLAH


 
  Dijepang, seragam sekolah mereka mayoritas sangat rapi dan memiliki kaitan jas. Sedangkan di Indonesia, seluruh sekolah dan tingkatan harus menggunakan seragam putih pada bagian kemeja, sedang bagian celana disesuaikan dengan jenjang pendidikannya, hijau untuk taman kanak-kanak, merah untuk sekolah dasar/madrasah/sederajat, biru untuk sekolah menegah pertama/tsanawiyah/sederajat dan abu-abu untuk sekolah menegah atas/kejuruan/aliyah/sederajat.

 2. Transportasi


  Dijepang, anak sekolahan dari tingkat dasar hingga tingkat atas dilarang keras menggunakan kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil, kecuali menggunakan angkutan bis siswa (umunya untuk anak taman kanak-kanak dan sekolah dasar). Sedangkan di Indonesia, anak sekolah dasarpun dibiarkan untuk naik sepeda, motor padahal belum cukup umur untuk menggunakan kendaraan ini. Mereka bahkan terlihat begitu bangga memperlihatkan motor dan mobil mereka kepada orang lain yang bisa saja membuat orang lain miris akan hal tersebut.

 3. BANGUNAN / GEDUNG



  Dijepang, gedung/bangunan pendidikan terlihat minimalis, modern, megah dan mewah. Sekolah dijepang mayoritas memiliki gedung olahraga yang luas dan lengkap, dan lapangan sekolahnya biasanya digunakan untuk acara-acara sekolah dan festival sekolahan serta untuk upara bendera. Tolietnyapun sangat terjaga kebersihannya. Untuk kebersihan kelas, biasanya setelah jam pulang sekolah sekitar pukul 3 sore, seluruh siswa dikelas gotong royong membersihkan kelas, menyapu dalam kelas, mengelap kaca, mengepel lantai, mengatur atribut kelas (meja dan kursi diatur rapi) sehingga pada keeokan harinya, tidak repot membersihkan kelas yang masih kotor dan halaman yang berhamburan sampah. Tidak seperti di Indonesia, lapangan upacara dijadikan banyak fungsi, baik olahraga, acara sekolah, fastival sekolahan bahkan sampai pacaranpun. Toiletnyapun dibiarkan kotor setelah digunakan, dan biasanya setelah lonceng pulang berbunyi, lansung keluar kelas dan buru-buru pulang. Sehingga pada keesokan harinya, sekalipun saat jam pelajaran sedang berlansung, masih ada yang sibuk membersihkan ruang kelas. Kenyataan yang sangat miris untuk kita.

 4. JAM MASUK

  Jepang punya peraturan sendiri soal jam masuk sekolah, biasanya dari pukul 8 pagi hingga 3 sore., bagi yang terlambat masuk harus membuat surat pernyataan untuk tidak terlambat lagi. Jika terulang untuk kedua kali, maka siswa akan diskorsing hingga waktu yang ditetapkan pihak sekolah. Ini jelas membuat siswa frustasi dan ketinggalan pelajaran, mereka bahkan sangat malu karenanya. Tidak dibenarkan bagi seorang siswapun untuk keluar saat jam sekolah, kecuali untuk hal genting. Kantin sekolahpun digratiskan untuk para siswa saat jam istirahat, biasanya mengantri untuk dapat makanan, hal ini dimaksudkan untuk menghindari para siswa menjajaki makanan yang tidak sehat dan menghindari kurangnya konsentrasi siswa saat jam pelajaran. Beda halnya di Indonesia yang mengetatkan aturan jam masuk pukul 7 pagi, bahkan di Jakarta sendiri berlakukan jam masuk pukul 6.30 untuk menghindari macet yang parah di pusat kota. Bahkan lebih parah lagi, pada SMK pembangunan diberlakukan jam masuk pukul 6 pagi dan pulang jam 4 sore, sangat miris!! Jika terlambat, siswa akan di jemur selama beberapa menit sebagai hukuman, pada beberapa sekolah tertentu, siswa yang masuk harus membawa sampah berserakan dihalaman depan sekolah. Bahkan jika siswa terlambat berulang kali, seringkali diabaikan dan diberlakukan hukuman yang sama, jelas ini membuat siswa makin kebal aturan sekolah. Siswa sekolah jelas memiliki sejuta alasan untuk keluar sekolah untuk membolos, seringkali guru piketpun mengabaikan hal itu. Para siswa yang tidak mebawa uang jajan jelas dibiarkan kelaparan, ditanyapun tidak, jelas hal yang miris!! Bahkan tidak dilarang untuk menjajaki dagangan luar sekolah yang belum terjamin kebersihannya.

10 HAL TENTANG PENDIDIKAN DI JEPANG

  Kita tahu bahwa Pendidikan di Jepang sangatlah berkualitas. Ini terbukti dari pendidikan penduduknya yang mayoritas berhasil. Mereka tumbuh menjadi insan-insan profesional dan teruji hingga membawa dampak pada perkembangan kemajuan negaranya di segala bidang. Kali ini marilah sedikit kita mengetahui bagaimanakah negara ini mengatur sistem sekolah bagi warganya.

 1. Ajaran Baru di Jepang di mulai pada bulan April dan berakhir pada Maret tahun berikutnya. ini berlaku pada setiap tingkatan (SD-Perguruan Tinggi)

2. Jepang menggunakan sistem CAWU. Dalam setahun ada 3 CAWU. Beda dengan di Indonesia yang menggunakan sistem semester. Agustus-September libur musim panas selama 40 hari.

3. Bulan September masuk 5 kali dalam seminggu.

4. Usia 6 tahun adalah usia wajib belajar bagi anak-anak Jepang. Bagi Orang tua yang tidak menyekolahkan anaknya ke SD-SMP akan di hukum oleh pemerintah.

5. Jepang tidak mengenal sistem “tidak naik kelas“. Semua siswa akan naik ke tingkat selanjutnya secara otomatis. Sehingga di setiap tingkat tetap terisi oleh anak-anak yang seusia.

6. Jepang tidak mengijinkan adanya kelas khusus / kelas unggulan atau akselerasi bagi mereka-mereka yang pintar-pintar dalam satu kelas khusus. Jepang hanya mengijinkan anak-anak yang pintar dalam Ilmu Sains dan Teknologi saja yang bisa masuk Perguruan Tinggi lebih cepat.

7. Kurikulum di Jepang akan diperbarui dalam tempo 10 tahun sekali mengikuti perkembangan teknologi yang ada.

8. Evaluasi tidak hanya dari guru kepada siswanya, tapi juga siswa mengevaluasi gurunya demi manfaat pengajaran yang lebih baik.

9. Jepang tidak mengenal standar nasional atau Internasional untuk pendidikannya. Jepang tidak menyediakan sekolah khusus bagi anak-anak yang pintar . mereka memandang bahwa sekolah adalah hak semua siswa di Jepang. di Indonesia misalnya ada SBI (sekolah berstandar Internasional) atau sekolah unggulan.



10. Akan banyak simpati dari warga Jepang kepada Bos atau perusahaan yang memperkerjakan anak-anak yang memiliki keterlambatan berfikir, kecacatan dan juga keterbelakangan. Bagaimana dengan di Indonesia?, Apakah tidak ada keinginan kita mengadopsi keberhasilan negara lain dalam menyiapkan warganya menjadi warga yang terampil dan cakap serta bersaing secara International seperti Jepang?. Siap atau tidak siap bukanlah halangan, yang penting ada awal untuk memulainya.

Rabu, 07 Januari 2015

Profil Perusahaan Rajonet

Rajonet merupakan perusahaan yang bergerak dalam jasa konsultasi dalam bidang Teknologi Informasi dan periklanan serta menyediakan jasa pembuatan konsep serta penempatan iklan. Jasa konsultasi yang ditawarkan adalah pembuatan system atau perkembangan system. Pembuatan sistem baru menggunakan sosftware yang dikembangkan sendiri. CV Rajonet juga menawarkan jasa pembuatan web development, Networking, App Dekstop, App Android, Media Periklanan meliputi Design Grafis dan Visual serta Photografi.

Cek lebih lanjut disini 

Jenis Pekerjaan :
Jenis pekerjaan dan kepemilikan Rajonet ini menganut sistem Holding untuk pekerja yang kompeten dalam pembuatan project.

Lokasi :
Kampung Gedong Kel. Kemiri Muka Rt/Rw 03/019 No. 28 Beji, Depok-Jawa Barat


Dalam Diam

Aku menyukainya dalam diam
Aku mengaguminya dalam diam
Aku mencintainya dalam diam
Rasa ini tumbuh perlahan-lahan dalam diam

Dalam diam….
Kusebut namanya dalam setiap rangkaian do’a
Kubisikan lamat pada angin yang berhembus
Biarkan rindu ini terbang bersama angin malam
Dalam sujud panjangku aku meminta…

Ya Allah…
Pertemukanlah kami dalam istikharah cinta
Satukan kami dalam ikatan halal-Mu
Agar butir-butir cinta ini bersemi
Karena Engkau semata

Semuanya berawal dalam diam
& berakhirpun dalam diam
Hanya hati yang terus bicara dalam do’a
Hanya keimanan yang berusaha saling menjaga

Ya Rabb, semoga dia jodoh terbaikku

Adakah Celah tentang Aku di Ingatanmu

Masih memandang langit yang sama
Saat biru berukirkan tinta hitam
Hujan yang semakin deras
& halilintar yang terus menyambar
Dingin, sedingin sikapmu padamu
Adakah sapaanmu menghangatkan suasana dingin yang membuatku menggigil?
Kau hanya diam
Tanpa suara
Kaku, seperti patung
Dingin, bagaikan es
Sulit kumengerti, mengapa aku tak mampu menghapus bayangmu dibalik hujan?
Aku, aku telah terlarut dalam rasa ini begitu dalam
Bagaimana mungkin aku bisa melupakanmu semudah aku menengenalmu pertama kali?
Adakah kau paham tentang rasa ini?
Adakah kau mngerti?
Adakah celah tentang aku di ingatanmu?
Seperti aku yang selalu mengingatmu dalam rangkaian tasbih dan sujud panjangmu

Mengeja namamu dalam setiap butiran do’a

Bisikan Malam

Pada rumput-rumput yang bersibak
Pada bintang-bintang yang berkelipan
Pada sinar purnama yang semakin benderang
Pada pekatnya langit yang semakin larut
Dengarlah suara malam yang berbisik
Bisikan itu semakin menggema direlung jiwa
Bisikan itu hadir disepertiga malam terakhir
Bisikan itu membuatku rindu pada suatu makna
Bisikan itu hadir disepertiga malam terakhir
Wahai hati……
Bangunlah…. Kibaskan selimut keangkuhanmu
Basuhlah muka dengan air wudlu….
Basuhlah hati dengan sujud pasrahmu…
Bersandarlah… bersandarlah lebih lama kepada Sang Pemilik alam Semesta
Dalam khusyu’nya do’a & linangan airmatamu
Lunakkan,,, lunakkan kerasnya hatimu…